One Health Student Club Batch 3 Series 3 “One Health: Budaya dan Kesehatan”

Niken Salindri, S. Gz mewakili Indonesia One Health University Network (INDOHUN) membuka acara ini dengan menyampaikan sambutannya kepada seluruh audiens dan 23 peserta OHSC  yang hadir pada saat itu. Saat menyapah para narasumber serta koordinator One  Health Collaboration Center Universitas Cenderawasih Dr. Inriyanti Assa, M. Si tidak lupa juga Niken menyemangati peserta OHSC yang ikut berpartisipasi pada saat yang sama, ia juga mengatakan bawah “Harapannya kedepan adalah  teman-teman OHSC bisa tetap semangat mengikuti kegiatan OHSC hingga selesai. Selain itu ia juga berharap setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber dalam program ini dapat menjadi bekal ilmu yang bermanfaat dan efektif bagi seluruh peserta One Health Student Club (OHSC) Batch 3 kedepannya”.

Penyampaian sambutan dari Niken Salindri, S. Gz mewakili INDOHUN (Indonesia One Health University Network)

Seminar  Online One Health Student Club Batch 3 Series 3 yang dilaksanakan pada Jumat, 3 Juni 2022 kemarin menghadirkan Dr. Dra. Ivonne Poli, M. Si Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Cenderawasih dan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kab. Mamberamo Tengah Bapak Elly Pagawak, SKM, M. Kes sebagai narasumber pada acara tersebut.

Berkaitan dengan temah OHSC Batch 3 Series 3 “One Health: Budaya dan Kesehatan” Dr. Dra. Ivonne Poli, M. Si. Berpendapat bawah hubungan antara budaya dan kesehatan sangat berhubungan erat, hal ini berdasarkan contoh nyata dalam kehidupan masyarakat di desa-desa terpencil di beberapa daerah. Masyarakat di pedesaan tersebut banyak memanfaatkan tumbuhan herbal atau pengobatan tertentu sesuai dengan tradisi mereka. Kebudayaan atau kultur dapat membentuk kebiasaan dan respon terhadap kesehatan dan penyakit dalam bermasyarakat.

Penyampaian materi dari Dr. Dra. Ivonne Poli, M. Si Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Cenderawasih

“Jika kita melihat kembali pada kebudayaan, kebanyakan masyarakat di perkampungan masih mempercayai adanya penyakit yang disebabkan oleh hal-hal spritual yang mana diketahui bersama bawah pemahaman ini memberikan dampak buruk pada kesehatan masyarakat, hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, yang telah mengenal teknologi dan pengetahuan akan dunia medis. Oleh  karena itu, penting untuk tidak hanya mempromosikan cara penyembuhan penyakit, tetapi juga membuat masyarakat mengerti tentang penyebab terjangkitnya masyarakat terhadap sesuatu penyakit serta bagaimana keterkaitan antara keyakinan atau budaya yang dianut dengan kesehatan”. Pernyataan dari Dr. Dra. Ivonne Poli, M. Si ini sekaligus menjawad pertanyaan dari saudari Nimbrot Walianggen peserta OHSC Batch 3 Mahasiswa Univeritas Cenderawasih.

Materi yang tidak kalah menarik juga disampaikan oleh Bapak Elly Pagawak, SKM, M. Kes. Saat mempresentasikan materinya, beliau memperlihatkan beberapa contoh tumbuhan yang sering dipakai dan dipercayai oleh suku masyarakat Mamberamo Tengah yaitu suku Gem, Walak, Yaly, Taborta dan Lani.  Sebagai tumbuhan obat herbal yang mampu menyembukan penyakit - prenyakit diantaranya tanaman daun gatal, kulit kayu masohi, dan kayu jagat.

Penyampaian materi dari Bapak Elly Pagawak, SKM, M. Kes Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Tengah

Seminar Online yang dipandu oleh Olivia B. W. Sawias, S. Si sebagai moderator ini kemudian dilanjutkan dengan sesi kuis seputar penyampaian materi yang mana telah disiapkan oleh para staff OHCC Uncen Anike Bowaire, Widyawati dan I Dewa Aerlangga  yang ikut mengambil bagian pada kegiatan One Health Student Club (OHSC) Batch 3 Series 3.

Sesi foto bersama OHSC Batch 3 Series 3

Sekedar informasi, pelakasanaan kegiatan One Health Student Club (OHSC) Batch 3 Series 4 dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat 10 Juni 2022 bertempat di gedung Aula Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Cenderawasih.....

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.